Rabu, 28 November 2018

Kita yang bebas

Kamu ingat? kamu pernah bilang bahwa kita harus bersama
Bersama karena kita telah saling mengenal satu sama lain, baik-buruk kita pun saling tahu dan tak ada malu diantara kita
Benar, sepertinya kamu telah lupa dengan yang kamu ucapkan

Kamu bilang percayalah saja padaku, akan ku genggam tanganmu sampai masa depan. Sedangkan untuk saling menggenggam saja kita enggan. 
Lalu aku harus bagaimana? 
Duduk menunggu semua yang ucapkan menjadi nyata?
Kamu membebaskan aku sebebas-bebasnya yang justru mengikat erat kakiku dengan kata-katamu. Langkahku menjadi kian berat untuk kemanapun, karena setiap langkahku ada namamu, ada hatimu yang harus aku jaga.
Jadi, apa benar kamu membebaskan aku?

Sayang, haruskah kita seperti ini? Kenapa kita kian menjadi asing sementara waktu kita makin dekat. Apa memang seperti ini ketika menuju waktu yang kian dekat itu?
Drama kecil yang kadang membuat kita enggan berkabar, bertukar sapa. 
Tapi tanda sukamu bertebaran dimana-mana.
Baiklah.. Mari kita saling memberi jeda untuk kita.

Semoga kita lekas baik-baik saja, ya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Social