Jumat, 17 Agustus 2018

Ingatan

Agustus 17, 2018 0
Ingatan manusia itu aneh
Melupakan yang telah usai dan mengingat yang belum usai dalam waktu lama
Diantara mereka ada yang terbiasa dengan pencapaian setelah mendapat akhir bahagia
Serta mereka yang gagal mencapai sesuatu, dan memikirkannya seumur hidup, mana yang lebih romantis? Tidak, Kisah siapa yang lebih menyedihkan?

Kamis, 16 Agustus 2018

Lirik Lagu Maher Zain - Number One for Me

Agustus 16, 2018 0
I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I'm here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it's time for you to rise
For all the things you sacrificed oh
If I could turn back time rewind If I could
Make it undone, I swear that I would
I would make it up to you
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day
And now I finally understand
Your famous line
About the day I'd face in time
'Cause now I've got a child of mine
And even though I was so bad
I've learned so much from you
Now I'm trying to do it too
Love my kid the way you do oh
If I could turn back time rewind If I could
Make it undone, I swear that I would
I would make it up to you oh
If I could turn back time rewind If I could
Make it undone, I swear that I would
I would make it up to you
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh, oh, number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh, oh, number one
There's no one in this world that can take your place
Oh, I'm sorry for ever taking you for granted, ooh
I will use every chance I get to make you smile,
Whenever I'm around you
Now I will try to love you like you love me
Only God knows how much you mean to me
Oh, if I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day
The number one for me
The number one for me
The number one for me
Oh, oh, number one for me


~~~
Jadi, lagu ini kurang lebih bercerita tentang seorang anak kecil yang masa kecilnya sering banget bikin kenakalan. Lalu anak kecil itu sekarang tumbuh menjadi laki-laki yang dewasa, terus ia berkata: seandainya ia bisa memutar waktu dan mengubahnya. Ia juga berkata bahwa, sekarang ia sudah tumbuh dewasa dan ia ingin membuat ibunya selalu tersenyum di masa tua ibunya, "hanya Tuhan yang tahu betapa berharganya dirimu (read: Ibu)".

Makhluk Tuhan dengan sejuta kelembutan, dengan sepanjang kesabaran, dan segala-segalanya. Cuma dan hanya Ibu. 

Senin, 13 Agustus 2018

Muara.

Agustus 13, 2018 0
Kamu adalah puisi yang tersirat.

Puisi tentang matahari terbit dan tenggelam,
tentang pagiku membuka mata dan menutupnya kembali,
tentang warna kelabu di sebuah sabana, yang kusebut penantian.

Puisi tentang musim yang cerah,
tentang bintang jatuh, yang sering kusebut harapan.

Puisi tentang batu karang,
tentang deburan ombak yang memecahkannya,
tentang samudra, sebuah tempat dimana doa-doaku ingin bermuara.

Puisi tentang kabut kelabu,
tentang dahaga kemarau hati,
sirna oleh kehadiranmu.


Minggu, 12 Agustus 2018

Riuh

Agustus 12, 2018 0
Apa yang lebih baik dari sebuah perpisahan? Yaitu sebuah awal dari akhir perpisahan itu sendiri. Terhitung sejak awal bulan Mei lalu, perasaan riuh tak jelas ini bergemuruh di pangkal hati. Tak kunjung damai, tetapi semakin riuh setiap harinya. 

Ini adalah akhir, yang sesungguhnya awal dari sebuah perpisahan. Akan kemana akhir dari riuh ini, atau akan menjadi awal seperti apa riuh ini? Tak ada yang tahu. Pemilik riuh atau sang pembuat keriuhan. Seperti meragukan kepastian-Nya bukan? Lalu perpisahan macam apa yang aku khawatirkan?

Aku ingin berhenti khawatir pada takdir yang terus mengalir. Aku juga ingin berhenti mencari tahu, ingin membunuh tanda tanya baru, ingin berhenti haus akan jawaban. Aku ingin menghapus kata "mengapa" atau "bagaimana bisa".

Benarkah bersyukur adalah satu-satunya jalan? Termasuk, bagaimana bersyukur tentang rasa riuh yang tak kunjung damai itu? 

Social