Surat Untuk Kamu yang Berulang Tahun
Tubuh adalah kumpulan serpihan hari demi hari. Menyatu menjadi mata, lengan, telinga, dan impian-impian yang akhirnya mengutuhkan dirimu. Satu per satu jalan telah kamu tempuh. Satu per satu rintangan kamu hadapi. Suatu kali kamu barangkali pernah gagal, tetapi tetap bertahan dan kembali lagi berjalan. Jika hidup adalah peperangan. Kamu adalah pemenang yang tidak mudah dikalahkan.
Hari ini di tahun yang sudah beranjak maju. Kamu diingatkan oleh hari ketika Ibumu pernah melahirkanmu. Percayalah, salah satu alasan Tuhan mengirimmu ke bumi adalah untuk menerima cinta dan kasih dari orang-orang sekelilingmu. Sebab itu, aku ingin kamu bahagia di hari ulang tahunmu ini. Sebab kamu sudah berhasil melalui jalan, rintangan, serta peperangan hingga kamu menjadi pemenang.
Hidup adalah perkara mengumpulkan kisah demi kisah. Lalu, di rajut menjadi bagian yang disebut kenangan. Denganmu telah ku lalui semua, bertumbuh, berproses menuju dewasa, dengan segala hal yang sudah diperjuangkan. Maka, seperti orang-orang, berdoalah di hari lahirmu. Doakan agar aku dan kamu bisa mewujudkan impian masing-masing. Kamu dengan impianmu, aku dengan impianku. Ku senang melihatmu yang terus tumbuh menjadi lebih baik. Selamat mengingat hari lahir.